Tanah Datar, majalahintrust.com – Pengurus Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) bersama Bundo Kanduang Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru menyalurkan bantuan untuk korban bencana banjir dan longsor di tiga lokasi terdampak di Kabupaten Tanah Datar. Penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian perantau Minangkabau terhadap kondisi kampung halaman yang tengah dilanda musibah.
Rombongan penyaluran bantuan dipimpin oleh Sekretaris Umum IKTD, Drs. Yon Hefri, didampingi Ketua Bundo Kanduang Provinsi Riau Yunelly, serta Ketua Bundo Kanduang Kota Pekanbaru Lenny Giska.
Turut hadir pula para pengurus IKTD dan Bundo Kanduang lainnya. Kehadiran jajaran pengurus ini menunjukkan tingginya solidaritas dan komitmen untuk memastikan bantuan sampai langsung kepada warga di lokasi bencana.
Rombongan mengunjungi sejumlah titik terdampak yaitu Tambangan dan Singgalang di Kecamatan X Koto, Jorong Gunung Bungsu Nagari Batipuah Baruah, serta Duo Koto Malalo di Kecamatan Batipuh Selatan. Wilayah ketiga ini diketahui mengalami dampak cukup berat akibat banjir dan longsor yang terjadi beberapa waktu lalu.
Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp 70 juta dalam 2 sesi pengiriman yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan dapur umum dan perlengkapan harian warga. Selain itu, bantuan langsung berupa uang tunai diberikan kepada masing-masing dari 95 kepala keluarga yang terdampak bencana. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan mendesak warga selama masa pemulihan.
Dalam kesempatan itu Sekretaris Umum IKTD Drs. Yon Hefri menyampaikan harapannya kepada warga yang tertimpa musibah. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk bangkit kembali.
“Kami dari IKTD dan Bundo Kanduang ingin masyarakat tetap tabah dan kuat menghadapi ujian ini. Semoga Allah memberikan kekuatan dan memudahkan segala urusan warga yang terdampak,” ujarnya.
Selain itu, Yon Hefri juga meminta masyarakat yang terkena musibah untuk tetap sabar, tabah, dan saling menguatkan dalam menghadapi bencana. Ia mengimbau warga agar tidak putus asa dan tetap menjaga semangat kebersamaan agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat. Sekaligus ia menegaskan bahwa perantau Tanah Datar akan terus berusaha hadir memberikan dukungan, baik moral maupun materi, sampai kondisi masyarakat kembali pulih.
Sebagai bentuk tindak lanjut, IKTD bersama Bundo Kanduang menyampaikan bahwa mereka akan terus berkoordinasi dengan pemerintah nagari serta lawan setempat untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak. Mereka berharap lebih banyak pihak, baik perantau maupun masyarakat luas, turut bergerak membantu pemulihan Tanah Datar agar kondisi sosial dan ekonomi masyarakat dapat segera kembali normal.
Setelah menyalurkan bantuan, pengurus IKTD dan Bundo Kanduang juga melakukan silaturahmi dengan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanah Datar, Ny. Lise Ekaputra. Pertemuan ini dilakukan selain untuk silaturahmi juga mendengar kondisi di lapangan dan upaya pemda dalam pemulihan kondisi daerah dan masyarakat yang terdampak bencana
Ny. Lise Ekaputra menerima rombongan perantau IKTD Riau dan Pekanbaru dan menyampaikan apresiasi atas kepedulian mereka yang telah menyampaikan bantuan bagi warga terdampak di tiga kecamatan. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara perantau, organisasi perempuan, dan pemerintah daerah untuk mempercepat pemulihan masyarakat serta meringankan beban warga yang terkena musikbah.
Ny. Lise juga mengajak semua pihak, baik perantau, organisasi masyarakat, maupun warga setempat, untuk terus bergotong-royong dalam menghadapi dampak bencana. Ia menekankan bahwa sinergi dan kebersamaan akan mempercepat proses pemulihan, sekaligus memperkuat tali persaudaraan antara perantau dan masyarakat di Tanah Datar.
Melihat secara langsung kondisi dampak bencana di lapangan diyakini akan menggugah perantau lain untuk ikut meringankan musikbah yang menimpa kampung halaman mereka. Kehadiran perantau dari IKTD Riau dan Pekanbaru di lokasi terdampak diharapkan menjadi motivasi bagi perantau lainnya untuk ikut berpartisipasi dalam membantu pemulihan masyarakat Tanah Datar. MDt