
Padang – Masyarakat pengguna jalan di Kota Padang resah akibat telah sepekan (seminggu) traffic light ( lampu lalu lintas) yang terletak di Simpang Empat Rumah Makan (RM) Lamun Ombak Kecamatan Padang Utara tidak berfungsi.
Tak hidupnya lampu traffic light dikhawatirkan membuat daerah disana rawan kecelakaan lalu lintas. malahan pada jam sibuk, kendaraan macet mengular disekitar lokasi radius 500 meter.
Salah satu penggunaan jalan Fauzan Dinata (25) mengatakan, sudah seminggu lampu lalu lintas ini tidak hidup.”Sebelumnya saya tidak tahu apabila lampu lalu lintas tidak hidup, Saya memberhentikan kendaraan sehingga mobil dibelakang mengklakson-klakson. Hal ini jelas membuat bingung kita sebagai pengguna jalan,” ujarnya, Senin, (13/7).
Fauzan menambahkan, kendaraan disana sangat ramai melewati jalur ini. Untuk itu jangan sampai menunggu korban jatuh dulu baru diperbaiki. Kalau pagi dan pulang kerja jalan Khatib Sulaiman ini sangat ramai, hendaknya direspon cepat oleh Pemko Padang.
Kepala Dinas Perhubungan ( Kadishub) Kota Padang Dian Fakhri dihubungi wartawan mengakui tak mengetahui lampu traffic light di Simpang Lamun Ombak tidak hidup.
“Maaf saya belum mendapat laporan prihal lampu traffic light mati. Justru ini saya baru tahu dari wartawan. Terimakasih atas laporannya,” kata Dian.
Dian menambahkan, ada kesalahan teknis atau tidaknya pihaknya akan segera turun ke lapangan. ” Segera kami akan tindak lanjuti, kalau ada kerusakan atau masalah teknis, tidak sampai seminggu dibiarkan mati,” tandasnya
Sementara Pengamat Transportasi dari Universitas Andalas (Unand) Purnawan menilai, Lampu lalu lintas merupakan perangkat yang sangat penting dalam mengendalikan lalu lintas di persimpangan.
“Kerusakan lampu lalu lintas akan berdampak pada kelancaran dan keselamatan lalu lintas. Perbaikan kerusakan lampu lalu lintas di simpang utama perkotaan seharusnya segera dilakukan dan diprioritaskan oleh pihak yang terkait,”bebernya.
Ia menuturkan karena sebagian besar simpang utama di kawasan perkotaan di monitor CCTV Automatic Traffic Control System (ATCS) termasuk ada juga di Kota Padang.
“Jika kerusakan memerlukan anggaran yang cukup besar, dan hanya bisa ditangani di tahun yang akan datang. Maka seharusnya di lakukan kanibal perangkat yang rusak dengan perangkat di simpang yang tidak banyak di lewati lalu lintas,” pungkasnya mengakhiri.(hendra khalid)