Oleh : drg Hilda Lestari M.Kes
Kesehatan gigi dan mulut merupakan aspek penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak usia sekolah dasar. Pada masa ini, anak mulai membentuk kebiasaan yang akan terbawa hingga dewasa, termasuk dalam hal menjaga kebersihan gigi.
Namun, masih banyak anak yang belum menerapkan cara menyikat gigi yang benar, baik dari segi teknik, waktu, maupun frekuensinya.
Di Kota Padang, prevalensi karies gigi pada anak usia sekolah dasar masih tergolong tinggi, yang sebagian besar disebabkan oleh perilaku menyikat gigi yang kurang tepat. Pengetahuan mengenai cara menyikat gigi yang baik dan benar perlu diberikan sejak dini agar anak terbiasa menjaga kebersihan gigi secara mandiri.
Penelitian menunjukkan bahwa edukasi tentang teknik menyikat gigi yang benar dapat mencegah terjadinya karies serta menjaga kesehatan mulut dalam jangka panjang. Oleh karena itu, intervensi yang bersifat edukatif sangat penting dilakukan di lingkungan sekolah dasar.
Program pengabdian ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan membentuk kebiasaan menyikat gigi yang benar pada siswa kelas 2 SDN 22 Andalas. Melalui pendekatan yang interaktif dan menyenangkan, siswa akan diajarkan tentang teknik menyikat gigi yang
<span;>sesuai, waktu yang dianjurkan (pagi dan malam hari), serta pentingnya menjaga kesehatan gigi sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
Selain itu, keterlibatan orang tua juga menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan kebiasaan tersebut di rumah.
Luaran yang diharapkan dari program ini adalah meningkatnya pemahaman siswa mengenai pentingnya menyikat gigi secara benar dan teratur, serta terbentuknya perilaku menyikat gigi yang konsisten.
Diharapkan, melalui edukasi ini, angka kejadian karies gigi pada anak dapat menurun. Program ini juga akan menghasilkan dokumentasi kegiatan dan bahan edukasi sebagai rujukan untuk kegiatan serupa di masa mendatang, sehingga dapat memberikan dampak positif secara berkelanjutan terhadap kesehatan gigi anak-anak di Kota Padang.
Luaran dari program ini adalah meningkatnya pemahaman siswa mengenai pentingnya menyikat gigi secara benar dan teratur, serta terbentuknya perilaku menyikat gigi yang konsisten.
Diharapkan, melalui edukasi ini, angka kejadian karies gigi pada anak dapat menurun. Program ini juga akan menghasilkan dokumentasi kegiatan dan bahan edukasi sebagai rujukan untuk kegiatan serupa di masa mendatang, sehingga dapat memberikan dampak positif secara berkelanjutan terhadap kesehatan gigi anak-anak di Kota Padang.
Keterlibatan siswa, orang tua, dan guru, merupakan faktor kunci keberhasilan program ini. Siswa terlibat dalam kegiatan praktik menyikat gigi, sementara guru memberi dukungan melalui motivasi dan pengawasan terhadap anak-anak.
Dengan peran aktif semua pihak, diharapkan kebiasaan menyikat gigi yang benar dapat terbentuk dan berkelanjutan.
Partisipasi aktif dari ketiga komponen ini sangat berperan dalam keberhasilan program ini. Siswa terlibat langsung dalam kegiatan praktik menyikat gigi, sementara orang tua dan guru memberikan dukungan melalui motivasi dan pengawasan.
Dengan peran serta semua pihak, diharapkan kebiasaan menyikat gigi yang benar dapat
<span;>terbentuk dan terus berlanjut.(*)