Kaum Suku Jambak Ngalau Lubuk Kilangan Klarifikasi Aksi Maimunah, Itu Aksi Pribadi, Jangan Mengatasnamakan Kaum

Padang, majalahintrust.com – Ninik Mamak dan Mamak Kapalo Waris (MKW) Suku Jambak Ngalau dan Indarung mengklarifkasi tindakan salah seorang anak kamanakan mereka Maimunah, yang telah melakukan aksi demo ke Kantor Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lubuk Kilangan baru-baru ini

Maimunah yang mengklaim diri sebagai Perwakilan Suku Jambak Lubuk Kilangan melakukan aksi menuntut Pengurus KAN Lubuk Kilangan mundur dari jabatannya. Alasannya karena tanah suku jambak terkena penlok Fly Over Sitinjau Laut dan tidak diperjuangkan KAN Lubuk Kilangan.

Klarifikasi Kaum Suku Jambak diterima langsung KAN Lubuk Kilangan yang dipimpin Wakil Ketua Asrizal Azis Dt Rajo Bujang, Selasa 3 Februari 2026

Edi Syafria Anak Kemenakan Suku Jambak dalam pertemuan tersebut menegaskan, pertemuan kali ini mengklarifikasi di media sosial bahwa ada tindakan yang mengatasnamakan Kaum Suku Jambak Bukit Ngalau Lubuk Kilangan pada 29 Januari yang membuat keributan di Kantor KAN Lubuk Kilangan

Ia pun mengakui bahwa tindakan tersebut tidak diketahui , tidak diberitahu, dan bahkan tidak pernah diikutsertakan oleh Kaum Suku Jambak.Namun Kaum Suku Jambak Ngalau juga memastikan tidak akan menghambat jalannya pembangunan Fly Over Sitinjau Laut.

“Melalui pertemuan ini, kami memohon maaf kepada Ninik Mamak Pengurus KAN Lubuk Kilangan atas tindakan yang dilakukan oleh oknum tersebut,” ucapnya.

Zulkifli Wakil Mamak Kapalo Waris juga mengklaim apa yang dituntut oleh oknum Suku Jambak ini salah kaprah. Karena tanah Kaum Suku Jambak memang benar ada tanah di sekitar pembangunan Fly Over Sitinjau Laut seluas 12 ribu meter persegi, namun tak satupun masuk penlok pembangunan

“Kami tidak ada memiliki pusako tanah ulayat yang dimaksud atau yang dituntut Maimunah. Segala sesuatu surat menyurat tentang tanah yang digugat dan yang dimaksud Maimunah, kami kaum suku Jambak tidak tidak pernah menyetujui apapun aurat yang mengatasnamakan kaum Suku Jambak Suku Ngalau. Itu kepentingan pribadi Maimunah,” tegasnya.

Fitri Mayeni Mandeh – Mandeh Suku Jambak juga menambahkan, apa yang diklaim adalah tanah Suku Jambak Bukit Ngalau untuk pembangunan Fly Over. Setelah didiskusikan dengan MKW , tidak satupun tanah Kaum Suku Jambak masuk dalam penetapan lokasi Fly Over Sitinjau Laut

“Kami sudah terzalimi dengan berita ini. Maka dari itu kami bersihkan nama kaum Suku jambak. Tidak ada sangkut pautnya dengan tindakan Maimunah ini,” tegasnya

Wakil Ketua KAN Lubuk Kilangan Asrizal Azis Dt Rajo Bujang mengatakan, dari hasil klarifikasi Kaum Suku Jambak, maka seluruh tindak tanduk Maimunah diluar sepengetahuan Suku Jambak setempat.KAN Lubuk Kilangan tidak mau dilibatkan dalam permasalahan internal Suku Jambak.

Seharusnya ucap Asrizal Azis Dt Rajo Bujang, persoalan tersebut bisa diselesaikan secara internal secara bajanjang naik batanggo turun.

“Kalau ada masalah internal Suku Jambak, maka selesaikanlah masalah tersebut secara internal. Kalau ada bertemu Ibu Maimunah, tolong berikan arahan. Ninik mamak tolong kontrol,” pungkasnya. (Ridho)

Comments (0)
Add Comment