Bukittinggi, majalahintrust.com – Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias bersama Sekda, dan sejumlah Kepala SKPD, telah meninjau Pasa Ateh Senin, 5 Januari 2026
Setelah ditinjau Wako bersama sekda dan OPD terkait, ditemukan sejumlah petak toko yang belum ditempati pedagang, dan ini jelas merugikan negara dan itu akan ditertibkan Pemko Bukittinggi. Selain itu, masih ada beberapa titik yang kosong belum di manfaat.
Untuk space yang kosong di Pasa Ateh itu, akan disewakan dan terbuka untuk umum. Sementara toko yang ada dalam Pasa Ateh yang tidak digunakan oleh pemegang hak, akan dialihkan ke pedagang lain dan sewanya digratiskan selama empat bulan, ungkap Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, didampingi Sekda, bersama sejumlah Kepala SKPD,kepada awak media disela sela peninjauan tersebut.
Melihat potensi yang ada, Pemko Bukittinggi berencana menertibkan pedagang kaki lima, yang berjualan di lokasi yang tidak diperbolehkan. Bagi pedagang yang memiliki kartu kuning untuk menempati toko di gedung Pasa Ateh, yang tidak membuka toko tersebut, akan ditarik dan diserahkan pedagang yang membutuhkan.
“Kami sudah perintahkan dinas pasar, untuk toko yang tidak digunakan oleh pedagang, kita segel. Kita berikan pada yang mau menyewa. Kita tawarkan kepada yang berminat, termasuk ke pedagang kaki lima yang ada di sini, kita gratiskan sewanya empat bulan. Karena kawasan pasar ini akan kita tertibkan. Ini salah satu upaya kita dalam program PKL naik kelas,” ungkap Ramlan.
Menurut Wako, kondisi Pasa ateh yang masih banyak toko toko yang belum dimanfaatkan pemegang hak, menjadi temuan BPK,karena berpotensi menimbulkan kerugian negara, katanya.
Untuk itu, Pemko akan sosialisasikan ini kepada pedagang, untuk segera menggunakan toko mereka atau haknya dicabut dan dimanfaatkan untuk pedagang yang berminat.
“Banyak kejadian, kunci ditahan, toko tidak dibuka, sewa tidak dibayar. Ini berpotensi merugikan negara. Sebagai pemerintah, tentu tidak boleh membiarkan hal ini terjadi,” tegasnya.
Wako juga menawarkan kepada seluruh warga yang berminat untuk menyewa space yang ada di Pasa Ateh. Beberapa titik yang kosong dengan posisi strategis, bisa dijadikan lokasi perdagangan dan disewakan untuk umum, pungkasnya.
widya