Padang, majalahintrust.com- Pemerintah Kota Padang berupaya keras untuk senantiasa membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang. Seluruh upaya dimaksimalkan untuk mengerahkan segenap kemampuan, agar dampak bencana tidak membuat kesedihan masyarakat berlarut-larut
Akan tetapi, kerja keras yang dilakukan setiap hari tanpa mengenal waktu belumlah cukup bagi segelintir orang yang memandang negatif, hal-hal yang sudah dilakukan Pemko Padang.
Menurut salah seorang tokoh masyarakat Kota Padang Dedy Maries Saputra menekankan bahwa tidak ada kinerja Pemko Padang yang gagal maupun mengalami keterlambatan dalam penanganan pasca bencana. Karena semua pekerjaan sedang berproses dan tahapan-tahapan itu sedang dilalui.
Bahkan Ia menilai Pemko Padang tak pernah menyerah dalam menghadapi bencana, karena sudah maksimal dalam melayani masyarakat yang langsung terkena bencana maupun yang terdampak bencana.
Pria yang akrab disapa Tayes menuturkan, apapun masalah yang ditemui di lapangan, Pemko Padang senantiasa duduk bersama mengajak OPD terkait , DPRD Padang, serta pihak-pihak eksternal untuk mencarikan solusi atas masalah yang dihadapi.
“Artinya penanganan bencana dan pasca bencana bukan dilakukan oleh Pemko Padang sendiri. Melainkan kolaborasi antara Pemko Padang, Pemprov Sumbar dan Pemerintah Pusat sesuai dengan kewenangan mereka masing-masing,” tegasnya
Kerahkan Seluruh OPD Layani Masyarakat
Seluruh OPD pun disebutkan pria yang akrab disapa Tayes tersebut, juga sudah bergerak mengupayakan maksimal kinerja mereka dalam melayani masyarakat, baik saat terjadi bencana maupun pasca bencana.
Ia melihat, bantuan sembako maupun logistik lainnya yang berdatangan ke Padang, sudah didistribusikan dengan baik oleh BPBD dibantu Satpol PP. Air bersih juga sudah disalurkan BPBD, Damkar dan Perumda Air Minum Kota Padang dibantu Balai-Balai Kementerian PU untuk masyarakat maupun sarana vital pelayanan masyarakat.
Dinas Kesehatan juga bergerak untuk melayani kesehatan masyarakat di lokasi-lokasi bencana. Dinas Sosial juga berupaya melakukan trauma hilling, agar anak-anak tidak trauma.
“Perumda Air Minum Kota Padang pun juga sigap mengatasi intake dan jaringan-jaringan yang rusak, akibat bencana. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, sudah 98 persen jaringan dan intake diperbaiki. Usaha ini pun juga patut kita apresiasi tinggi,” ucap pria kelahiran Lubuk Minturun Koto Tangah ini.
Di sisi lain kata Dedy Maries, Dinas PU Padang dan Perkim Padang saat bencana terjadi mengerahkan kemampuan menurunkan alat berat untuk melakukan pembersihan. Begitu juga saat pasca bencana, kedua OPD ini terus mencarikan solusi dan melakukan inovasi-inovasi, agar kebutuhan masyarakat di Huntara serta mengatasi kekeringan di beberapa wilayah bisa teratasi.
“Banyak lagi kinerja OPD Pemko Padang yang tidak terekpos media,” urainya
Upaya Pemko Padang dibawah kepemimpinan Fadly Amran juga terus dilakukan, dengan melibatkan semua pihak guna melobi-lobi pemerintah pusat , untuk membantu pemulihan fasilitas sarana prasarana Kota Padang yang porak poranda dilanda bencana.
“Semua data-data kebencanaan pun lengkap pada masing-masing SKPD. Apapun data brncana yang dibutuhkan, selalu tersedia. Artinya semua sedang berproses. Tentunya masyarakat juga diminta bersabar, karena ini merupakan bencana alam yang berskala besar dan untuk memulihkannya juga membutuhkan waktu yang tidak sedikit,” pungkasnya.