Padang, majalahintrist.com – Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Andalas Padang melakukan Penyuluhan dan Pemeriksaan Kesehatan Gigi Pada Ibu dan Balita di Posyandu Wilayah Kerja Andalas Kota Padang.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengetahui permasalahan gigi yang ada pada kalangan anak-anak. Setelah dilakukan penyuluhan, ditemukan masoh banyak permasalahan gigi berlubang pada usia tersebut.
Salah seorang Dosen FKG Unand drg Hilda Lestari M.Kes mengungkapkan, di wilayah kerja Puskesmas Andalas, Kota Padang, prevalensi gigi berlubang pada balita masih tinggi.
Kondisi ini berisiko mengganggu kesehatan dan kualitas hidup anak, termasuk menurunkan nafsu makan, gangguan tidur, hingga keterlambatan tumbuh kembang.

Padahal kesehatan gigi dan mulut merupakan aspek penting dalam tumbuh kembang balita, namun masih sering terabaikan. Pada usia dini, gigi susu memiliki peran penting dalam proses makan, berbicara, dan sebagai dasar pertumbuhan gigi permanen.
“Sayangnya, banyak balita mengalami permasalahan gigi seperti karies atau gigi berlubang akibat kurangnya kebiasaan menyikat gigi, pola makan yang tidak sehat, serta rendahnya kesadaran orang tua akan pentingnya perawatan gigi sejak dini,” tuturnya.
Oleh karena itu sebut Hilda, diperlukan upaya promotif dan preventif secara langsung kepada masyarakat, khususnya melalui kegiatan posyandu yang rutin dikunjungi oleh ibu dan anak.
Kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan gigi ini bertujuan meningkatkan kesadaran ibu balita mengenai pentingnya menjaga kebersihan gigi anak, sekaligus mendeteksi masalah gigi sejak dini.
Penyuluhan membahas cara menyikat gigi yang benar, waktu yang tepat, serta pemilihan alat yang sesuai. Pemeriksaan dilakukan oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Andalas dengan pendekatan ramah anak. Diharapkan kegiatan ini dapat menumbuhkan kebiasaan menyikat gigi secara teratur pada balita dan mendorong keterlibatan aktif orang tua dalam menjaga kesehatan gigi anak.
Dengan kolaborasi antara tenaga kesehatan, kader posyandu, dan keluarga, angka kejadian gigi berlubang pada balita di wilayah ini dapat ditekan, serta tercipta pola hidup sehat yang berkelanjutan.(ridho)