Take a fresh look at your lifestyle.

Menteri Kebudayaan Resmikan Museum Mohammad Syafe’i INS Kayu Tanam.

0 28

Padang Pariaman, majalahintrust.com – Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon meresmikan pengoperasionalan Museum Mohammad Syafe’i INS Kayu Tanam di lingkungan Institut Nasional Syafe’i (INS) Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (23/1/2026).

Dalam sambutannya, Fadli Zon menegaskan bahwa kemajuan kebudayaan, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, bertujuan memperkuat jati diri bangsa, melestarikan warisan budaya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memberi kontribusi bagi peradaban dunia.

Menurutnya, museum memiliki peran strategis sebagai pusat edukasi dan literasi budaya. Karena itu, revitalisasi dan aktivasi museum harus terus didorong, seiring dengan penguatan ekosistem seni dan budaya di daerah.

“Melalui Museum Mohammad Syafe’i, kita dapat mengenal sosok pendidik visioner yang sejak seratus tahun lalu telah merintis sistem pendidikan berbasis seni, budaya, dan karakter kebangsaan. Pemikiran beliau masih sangat relevan untuk konteks hari ini,” ujar Fadli Zon.

Sementara itu Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Arry Yuswandi yang hadir mendampingi Menteri Kebudayaan dalam kegiatan tersebut mengatakan aktivasi Museum Mohammad Syafe’i merupakan langkah strategis dalam menghadirkan ruang pembelajaran sejarah dan budaya yang hidup, khususnya bagi generasi muda.

Ia menegaskan, museum ini tidak boleh berhenti sebagai monumen semata, melainkan harus berkembang menjadi destinasi edukasi budaya yang aktif, menarik, dan berdaya guna.

Pemprov Sumbar selama ini konsisten mendukung berbagai kegiatan di INS Kayu Tanam, bekerja sama dengan pemerintah kabupaten dan kota, termasuk melalui peran aktif Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar.

“Museum Mohammad Syafe’i bukan hanya ruang pamer, tetapi ruang pembelajaran nilai-nilai perjuangan, karakter, dan kebudayaan. Pemprov Sumbar siap mendukung pengembangan museum ini agar layak dikunjungi, dipromosikan, dan menjadi rujukan pendidikan serta kebudayaan,” ujar Arry.

Aktivasi Museum Mohammad Syafe’i INS Kayu Tanam diharapkan semakin memperkuat posisi Sumbar sebagai salah satu pusat kebudayaan dan pendidikan nasional, sekaligus menjadi sumber inspirasi dan literasi sejarah bagi masyarakat luas.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat, Syaiful Bahri; penyair nasional Taufiq Ismail, pengurus Yayasan INS Kayu Tanam; serta perwakilan ahli waris Mohammad Syafe’i. ns-adpsb-rmz-bud

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.