Padang – Dari sekian banyak taman bermain di Padang, ada satu yang paling menarik perhatian. Taman Rimbo Kaluang yang berada di kawasan Padang Baru (jalan Raden Saleh) kini telah ditata dan lebih terlihat “eye catching” (mencolok).
“Taman Rimbo Kaluang memang dirancang sebagai ruang publik yang hidup dan ramah bagi keluarga serta anak muda,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Fadelan Fitra Masta, Rabu (7/1/2026).
Taman Rimbo Kaluang direvitalisasi pada tahun 2025 kemarin. Taman itu telah berganti wajah. Taman yang dulunya sempat terabaikan, kini menjadi cantik setelah dipoles.
“Kawasan ini menyimpan sejarah sebagai salah satu pinggiran kota dan pusat perjuangan rakyat Kota Padang pada masa kolonial. Kini, jejak sejarah itu dirawat dalam suasana baru, ruang rekreasi modern yang tetap menghormati masa lalu,” terang Fadelan.
Taman Rimbo Kaluang dilengkapi wahana bermain anak yang aman. Seperti perosotan, ayunan, taman bunga hias, hingga area bermain anak berlapis EPDM—material lembut berstandar keamanan internasional yang aman untuk anak-anak. Di dalam taman terdapat sarana gym outdoor, jalur jalan santai, serta area duduk dan ruang terbuka untuk berkumpul.
Berdasarkan sejarahnya, Taman Rimbo Kaluang awalnya merupakan kawasan hutan lebat (rimba) yang dihuni kelelawar (kaluang) di era kolonial. Kemudian berkembang dari pembangunan jalan tahun 1954, menjadi arena pacuan kuda, hingga kini menjadi Taman Rimbo Kaluang yang ikonik dengan Monumen Pertempuran Pertama 1946.
Kehadiran taman ini sekaligus memperingati serangan terhadap markas Sekutu, serta terus direvitalisasi sebagai ruang publik dan bermain anak di pusat kota.(r)