Take a fresh look at your lifestyle.
wannaporn.com cheerleader plays and uses dildo.
sexy ebony gilf. https://ohsexvideos.net
brother fucking his littel sister.wemadeporn.net
http://xxxhub.online
porn tube
www.rajwap.center

Sosialisasi KUHP Baru, Ketua Mahupiki : Ada 17 Keunggulan dari KUHP yang baru

321

 

Padang, majalahintrust – Presiden Joko Widodo resmi mengesahkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru menjadi sebuah Undang-Undang (UU). KUHP baru tersebut terdiri dari 37 bab, 624 Pasal dan 345 halaman yang terbagi dalam dua bagian, yakni bagian pasal dan penjelas.

Dalam sebuah acara sosialisasi KUHP Baru yang diselenggarakan oleh Mahupiki di Padang-Sumatra Barat, Rabu (11/1/2023), Dr. Yenti Garnasih menyebut beberapa keunggulan dari KUHP baru yang sudah sesuai dengan nilai-nilai dan kondisi masyarakat Indonesia saat ini.

“Ada 17 keunggulan. Sekarang kita tidak lagi buku I, II, dan III. Tetapi hanya buku I dan buku II. Buku I adalah ketentuan umum, buku II adalah kejahatan,” kata Dr. Yenti yang juga Ketua Mahupiki di Kota Padang.

Dr. Yenti Garnasih juga menyebutkan bahwa asas keseimbangan juga terdapat dalam KUHP baru. Dimana KUHP baru akan menonjolkan sisi keadilannya.

“Hukum pidana itu adalah untuk perlindungan atau untuk melakukan perlindungan terhadap negara, masyarakat, dan individu,” kata Dr. Yenti Garnasih.

Selain itu, KUHP baru ini merupakan sebuah upaya rekodifikasi terbuka terhadap seluruh ketentuan pidana. Dan juga mampu menjawab seluruh perkembangan yang ada di masyarakat saat ini.

“Rekodifikasi hukum pidana yang terbuka dan terbatas ini adalah relevan dengan pertumbuhan hukum pidana di luar KUHP,” ujar Yenti Ganarsih.

KUHP yang baru diundangkan ini akan menggantikan KUHP warisan pemerintah kolonial Belanda. KUHP baru ini sudah sangat reformatif, progresif, juga responsif dengan situasi di Indonesia saat ini.

Masih di acara sosialisasi yang sama, Guru Besar Universitas Negeri Semarang Prof. Dr. R Benny Riyanto, SH, M.Hum., mengatakan KUHP baru mengalami pergeseran paradigma dari keadilan yang bersifat retributive menjadi korektif, retoratif, dan rehabilitatif.

“Perkembangan hukum pidana nasional maupun international itu terjadi pergeseran paradigma keadilan. Dulunya keadilan yang dicari adalah keadilan retributive atau keadilan balas dendam. Namun karena pergeseran maka yang dicari adalah keadilan korektif bagi pelaku, restorative bagi korban, dan rehabilitatif bagi korban maupun pelaku” ujar Prof. Benny.

Selain itu, Guru Besar bidang Hukum Pidana dari Universitas Indonesia (UI), Prof. Harkristuti Harkrisnowo, SH, MA, Ph.D., menyampaikan bahwa dalam KUHP baru ini memiliki beberapa perubahan yang sudah sesuai dengan nilai-nilai budaya luhur Indonesia.

“Ada empat pasal yang kemudian didrop dari RUU KUHP yang berkaitan dengan dokter atau dokter gigi yang izinnya tidak ada. Yang kedua tentang gelandangan, yang ketiga berkaitan dengan advokat curang, dan kemudian tentang unggas,” katanya dalam sosialisasi. M.Dt/*

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.

kindgirls brunette nailed cock on interview.
busty black hooker sells sex for money to client. teen anal
http://viet69hd.com
sexvideos2.net
black teen gangbang. xxxvideosfinder.pro