Take a fresh look at your lifestyle.

Wagub Sumbar : Tak Lama Lagi Uang Ganti Rugi Pembebasan Lahan Tol Padang – Pekanbaru Dikucurkan Untuk 211 Bidang Tanah

494

Padang – Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldi memastikan bahwa pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru akan berjalan terus. Komunikasi yang dijalin dengan Kementerian PUPR dan Kementerian Keuangan mengindikasi itu, dan secara bertahap pembayaran ganti rugi kepada pemilik tanah akan dilakukan

Menurut Audy, saat ini tersedia dana Rp155 miliar yang telah dikucurkan LMAN (Lembaga Manajemen Aset Negara) kepada Satker Jalan Tol Padang-Pekanbaru dan siap dibayarkan untuk pemilik 211 bidang tanah di Kabupaten Padang Pariaman.

Ia menyebut telah berkomunikasi dengan Marthen Robert Singal Project Director Hutama Karya di proyek tol dan dipastikan pengerjaan jalan tol tersebut tetap berjalan. Tetapi ia mengakui sampai saat ini masih ada beberapa bidang tanah yang proses pembebasan lahannya belum selesai diantaranya karena tumpang tindih kepemilikan. Tetapi prosesnya tetap berjalan melalui komunikasi tingkat kecamatan dan nagari.

Rapat Percepatan Jalan Tol Padang-Pekanbaru digelar oleh Wagub Audy Joinaldi di Aula Kantor Gubernur, Rabu (13/10/2021) siang. Hadir mendampingi Wagub, Staf Ahli Gubernur Sumbar Bidang Ekonomi dan Keuangan Drs. H. Syafrizal Ucok, MM yang merupakan Ketua Tim Percepatan Pembebasan Lahan Jalan Tol, Wakil Bupati Padang Pariaman Drs. Rahmang, MM., Kakanwil BPN Drs. Syaiful, Manager PT HKI Martin Singal, Kadis PUPR Fathol Bari dan Kadis PMD Sumbar Drs. Amasrul, MM

Tampak hadir sebagai peserta rapat ini lima orang Camat yang wilayahnya terkena jalan tol di Padang Pariaman, 15 orang Wali Nagari, Kabid di BPN Sumbar, dan beberapa OPD di Padang Pariaman.

Rapat yang dipimpin oleh Staf Ahli Gubernur Sumbar Bidang Ekonomi dan Keuangan Syafrizal Ucok ini berjalan hangat dan sangat produktif, karena banyak informasi yang kemudian dicarikan solusinya langsung secara bersama.

Dari paparan Kakanwil BPN Syaiful, ada beberapa bidang tanah yang masih bermasalah, seperti dokumen dan internal pemilik tanah. Juga ada beberapa bidang tanah yang merupakan aset daerah yang belum didukung dengan dokumen.

Menghadapi bidang tanah yang bermasalah ini, Kakanwil BPN telah menyurati Bupati Padang Pariaman tentang adanya aset Pemda yang belum dilengkapi dokumen. Namun hingga rapat Rabu (13/10/2021) Pemda Padang Pariaman belum lagi merespon

Staf Ahli Gubernur Syafrizal Ucok langsung mengambil inisiatif agar Pemda Padang Pariaman segera menyikapi. Rencananya Kamis (14/10/2021) pagi akan dilaksanakan rapat lengkap di Padang Pariaman, dan sorenya akan diterbitkan surat untuk menjawab permintaan Kanwil BPN Sumbar.

“Mari kita bergerak cepat, diharapkan semua pihak dapat mendukung percepatan pembebasan lahan jalan tol ini karena ini merupakan proyek strategis nasional yang akan berdampak pada perekonomian Sumbar ke depan,” kata Syafrizal Ucok.(ridho)

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.