Take a fresh look at your lifestyle.

Andre Rosiade Tidak Gagal

949

Oleh : Ridho Syarlinto

Kinerja Andre Rosiade sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Gerindra Sumatera Barat tidaklah jelek jika dibandingkan dengan partai lain, yang menjadi kompetitornya pada Pemilihan Kepala Daerah serentak, di 12 kabupaten kota serta pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, yang dihelat pada 9 Desember 2020 lalu.

Bayangkan saja, dengan persiapan singkat hanya bermodal hitungan bulan, pasca meneruskan tongkat estafet kepemimpinan partai dari Nasrul Abit, Andre Rosiade dibantu kader militan mampu memenangkan Pilkada di empat kabupaten kota.

Patut juga menjadi kebanggaan bagi Gerindra Sumbar, keempat daerah yang dimenangkan, merupakan kader asli partai yang dipercaya masyarakat menjalankan roda pemerintahan daerah. Bahkan kader yang berhasil memenangkan Pilkada, semuanya menumbangkan petahana.

Ini menjadi satu bukti, masyarakat masih percaya pada Gerindra serta tidak lagi tergantung kepada Prabowo Effect. Lain halnya jika dibandingkan dengan partai lain yang berhasil menang Pilkada, namun semuanya bukan dari kalangan internal.

Keempat daerah itu adalah Pilkada Kota Bukittinggi dengan meloloskan kader asli Erman Safar berpasangan dengan Marfendi mengalahkan incumbent, lalu Pesisir Selatan yang menasbihkan Rusma Yul Anwar kader militan berpasangan dengan Rudi Haryansyah juga menaklukkan incumbent, kemudian Jon Firman Pandu kader teruji mendampingi Epyardi Asda di Pilkada Kabupaten Solok, serta terakhir di Pilkada Tanah Datar kader muda Richi Aprian mendampingi Eka Putra kalahkan incumbent di Tanah Datar.

Jika dikalkulasikan, sebenarnya tidak ada partai di Sumbar yang mencolok memenangkan Pilkada serentak 2020. Semuanya habis dibagi rata oleh partai peserta Pilkada.

Partai PAN berhasil menempatkan sosok plus kader asli yang diusung di 6 daerah, diikuti Partai PPP dan Golkar yang berhasil mengusung 5 tokoh plus kader di dalam partai memimpin daerah, diikuti Gerindra menempatkan kader internal di 4 daerah, lalu Nasdem dan PKS menempatkan kader plus sosok yang diusung di 4 daerah juga, serta Demokrat dan PDI Perjuangan menempatkan tokoh dan kader yang dijagokan di 3 daerah.

Jika merujuk dari keberhasilan pemimpin masing masing partai, PAN dengan ketua Indra Dt Rajo Lelo cukup lama menyusun strategi memenangkan Pilkada. Sebelum menjadi Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) PAN Sumbar, Indra Dt Rajo Lelo telah menjabat Sekretaris DPW PAN satu periode bersama Ali Mukhni. Dalam artian, Ia tentu punya waktu berlebih untuk mempersiapkan ini semua, serta sudah memetakan kader potensial untuk memenangkan pertarungan Pilkada 2020.

Partai PPP juga demikian adanya, dengan sang nahkoda Hariadi. Ia juga sudah satu periode memantau kader solid yang bisa memenangkan Pilkada. Meskipun konsentrasinya harus terpecah, antara memenangkan partai dan mengikuti kontestasi Pilkada di Kabupaten Agam.

Partai PKS juga bisa kita lihat, bagaimana Irsyad Syafar sebagai Ketua DPW PKS Sumbar berjibaku untuk mendongkrak pemenangan partai. Butuh satu periode juga bagi nya untuk konsolidasi dan mobilisasi kader yang terkenal militan ini, agar bisa memenangkan Pilgub dan Pilkada.

Jika ditarik evaluasi kinerja Gerindra pada Pilkada serentak 2015, dimasa kepemimpinan Muzni Zakaria, memang betul tujuh daerah pemilihan dikuasai oleh partai berlambang kepala burung garuda ini. Akan tetapi, hanya empat kader internal dari Gerindra, sisanya diusung Gerindra berdasarkan elektabilitas calon yang sedang naik.

Keempat kader Gerindra itu adalah Nasrul Abit yang berpasangan dengan Irwan Prayitno. Lalu Alm Syahiran berpasangan dengan Yulianto di Pasaman Barat. Kemudian ada Muzni Zakaria dengan Abdul Rahman di Solok Selatan. Terakhir nama Rusma Yul Anwar berpasangan dengan Hendra Joni di Pessel.

Tiga lagi non kader Gerindra adalah Indra Catri berpasangan dengan Trinda Farhan Satria di Kabupaten Agam, Ali Mukhni dengan Suhatri Bur di Padang Pariaman notabene kader PAN, dan Gusmal berpasangan dengan Yulfadri Nurdin di Kabupaten Solok .

Dalam artian, Andre Rosiade tidak gagal. Hanya saja waktu yang kurang banyak, membuat Gerindra Sumbar belum maksimal mendominasi Pilkada serentak tahun 2020 kemarin.(***)

Persebaran Pemenangan Pilkada Serentak di Sumbar tahun 2020

  1. PAN
    Pilkada Pasaman Barat
    Pilkada Kota Solok
    Pilkada Kabupaten Agam
    Pilkada Pesisir Selatan
    Pilkada Kabupaten Solok
    Pilkada Padang Pariaman
  2. PPP
    Gubernur dan Wagub Sumbar
    Pilkada Kabupaten Sijunjung
    Pilkada Kabupaten Padang Pariaman
    Pilkada Kabupaten Solok Selatan
    Pilkada Kabupaten Dharmasraya
  3. GOLKAR
    Pilkada Kabupaten Sijunjung
    Pilkada Kabupaten Solok Selatan
    Pilkada Kota Bukittinggi
    Pilkada Kabupaten Dharmasraya
    Pilkada Kota Solok
  4. Gerindra
    Pilkada Bukittinggi
    Pilkada Kabupaten Pesisir Selatan
    Pilkada Kabupaten Solok
    Pilkada Kabupaten Tanah Datar
  5. PKS
    Pemilihan Gubernur dan Wagub Sumbar
    Pilkada Bukittinggi
    Pilkada Pasaman Barat
    Pilkada Kota Solok
  6. NASDEM
    Pilkada Kota Solok
    Pilkada Kabupaten Sijunjung
    Pilkada Kabupaten Padang Pariaman
    Pilkada Kabupaten Dharmasraya
  7. DEMOKRAT
    Pilkada Kabupaten Agam
    Pilkada Kabupaten Tanah Datar
    Pilkada Kabupaten Solok Selatan
  8. PDI Perjuangan
    Pilkada Pasaman Barat
    Pilkada Kabupaten Padang Pariaman
    Pilkada Kabupaten Dharmasraya

L

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.