Take a fresh look at your lifestyle.

Kajati Sumbar Amran Belum Terima Surat Tugas Baru dari Kajagung

948

PADANG – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Barat Amran mengakui belum menerima surat resmi dari Kejaksaan Agung (Kejagung), Surat Perintah Nomor Prin-065/A/JA/08/2020 tertanggal 19 Agustus 2020, Jaksa Agung RI ST.Burhanuddin , terkait pindah tugas dirinya dari Sumbar.

“Kalau memang harus pindah kita harus siap. Karena itu perintah yang menjadi kewenangan pimpinan untuk menilai dan mengevaluasi setiap kinerja kajati.” kata Amran, Jumat (21/8).

Kepada insan media yang ada di Sumbar, ia mengucapkan terimakasih atas kerjasamanya, karena media merupakan mitra terbaik Kejati Sumbar.

“Semua media kita dekat dan terbuka akan informasi, sekalipun kami mengunjungi pelosok maupun jorong untuk tetap berkomunikasi.” ungkapnya.

Disisi lain, eks koordinator Pidum Kejagung itu mengucapkan permohonan maaf jika dalam bertugas ada hal yang kurang berkenan baik sengaja maupun tidak disengaja.

“Atas nama pribadi saya manusia biasa yang tidak luput dari khilaf dan salah. Kesempurnaan itu hanya milik Allah semata. Semoga kita diberi kesehatan dan umur panjang sehingga dilain waktu bertemu untuk meneruskan silaturrahmi yang ada terjalin selama kami berada di Sumbar,” tukasnya.

Kejagung RI Tepis Isu Miring

Terhadap pergantian kedua Kejati tersebut, Hari menyebut itu adalah penyegaran dalam organisasi.

Hari pun menepis mutasi itu bermuatan terhadap hukuman disiplin karena yang bersangkutan masih terdapat kesempatan agar dimutasi kembali dalam jabatan administrasi atau jabatan tinggi.

“Mutasi ini dalam rangka pola karier diagonal sesuai dengan Peraturan Kejaksaan RI No 11 Tahun 2019 tentang Manajemen Karier Pegawai Kejaksaan RI. Alasan didasarkan atas kebutuhan organisasi dan penilaian pejabat pembina kepegawaian,” ujarnya via pesan WhatsApp, Kamis (20/8).

“Ini berbeda dengan pencopotan jabatan karena hukuman disiplin. Mutasi ini telah diatur pula dalam PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, dan kepada yang bersangkutan masih mempunyai kesempatan yang sama untuk dimutasi jabatannya lagi dalam jabatan administrasi maupun jabatan tinggi,” tandas Hari.(KLD)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.