Take a fresh look at your lifestyle.

Sumbar Ditargetkan Menjadi Salah Satu Terbaik di Ajang Porwil X

347

Padang – Kontingen Sumatera Barat benar-benar serius mempersiapkan diri guna mengangkat harkat dan martabat daerah, pada arena Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) X tahun 2019, yang diselenggarakan di Bumi Raflesia Bengkulu.

Menjadi salah satu yang terbaik dan berada di papan atas menjadi harapan tertinggi, diapungkan oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar pada edisi pesta olahraga terbesar di Pulau Andalas ini.

Tuah Sakato sendiri di arena Porwil memberangkatkan 169 atlet beserta 42 pelatih yang terbagi pada 11 cabor. Seperti cabor panjat tebing, sepakbola, kempo, muaythai, biliar, renang, bulutangkis, bolavoli, biliar, catur, dan tinju.

“Meskipun dalam kondisi segala keterbatasan, kita ingin meraih hasil yang maksimal tentunya,” Ucap Syaiful Ketua KONI Sumbar usai Rapat koordinasi dengan cabor peserta Porwil, Ssnin (30/9) di Kantor KONI Jalan Rasuna Said Kota Padang.

Keterbatasan yang ada pada kontingen Ranah Minang saat ini dikatakan Syaiful, terkait dana APBD Perubahan yang hingga saat ini belum bisa dicairkan.

“Sampai saat ini masih Rp 0 anggaran KONI. Saya mendapat kabar APBD Perubahan, KONI dialokasikan Rp 10 miliar. APBD belum ada nomor walau surat dari Kemendagri sudah turun. Namun demikian KONI tetap jalan mempersiapkan atlet di Porwil maupun Kejurnas Pra PON. Hal itu tak jadi kendala bagi kita,” Ungkap Syaiful.

Sebagai gambaran, prestasi Sumbar pada tiga edisi Porwil belakangan selalu berada di papan atas. Pada Porwil 2007 di Sumatera Utara, Sumbar berada di urutan ketiga dengan jumlah peserta 9 provinsi mempertandingkan 7 cabor. Porwil di Kepulauan Riau, Sumbar berada di urutan 3 dengan peserta 10 provinsi mempertandingkan 7 cabor.

Selanjutnya edisi Porwil 2015 Bangka Belitung, Sumbar di urutan ke 4 dengan peserta 10 provinsi mempertandingkan 10 cabor. Pada Porwil kali ini, mempertandingkan 11 cabor dengan peserta 10 provinsi.

“Kita tidak membebani cabor dengan target yang muluk-muluk karena kita sadar dengan kondisi yang terbatas. Paling penting keluarkan kemampuan atlet dengan maksimal, raih prestasi terbaik,” Harap Syaiful.(ridho)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.