Take a fresh look at your lifestyle.

Fakhrizal-Genius Laporkan KPU Sumbar ke DKPP dan Bawaslu RI

639

PADANG – Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar Fakhrizal-Genius Umar bakal melaporkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat ke Bawaslu RI dan Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP) pada Selasa 28 Juli 2020.

Laporan itu dilakukan sebagai imbas penolakan hasil rapat pleno rekapitulasi yang dilakukan oleh KPU Sumbar beberapa waktu lalu yang menyebut bahwa dukungan ke pasangan independen tersebut tidak memenuhi syarat.

“Sebenarnya ini merupakan hari terakhir bagi kami untuk menyerahkan dukungan tambahan ke KPU Sumbar, namun tidak kami lakukan,” kata Fakhrizal kepada wartawan di Padang, Senin 27 Juli 2020.

Fakhrizal mengatakan, pihaknya memiliki alasan tersendiri untuk tidak menambahkan dukungan dan lebih memilih melaporkan penyelenggara pemilu tersebut ke Bawaslu RI dan DKPP. Menurutnya, ada indikasi di KPU Sumbar agar menggagalkan Bapaslon Fakhrizal-Genius Umar untuk tidak bisa ikut Pilkada Sumbar tahun 2020 ini.

“Kami tidak percaya dengan mereka KPU. Mau diberi 371 ribu atau satu juta dukungan, tetap akan digagalkan juga oleh KPU. Mereka terkesan sudah ada mekanisme yang dibuat untuk menggagalkan kami,” katanya.

Ia melihat, banyak fenomena yang sengaja untuk menggagalkan bapaslon ini. Termasuk saat rapat pleno hasil verifikasi faktual, enam poin keberatan Liaison Officer (LO) Fakhrizal – Genius Umar tidak dijawab. Bahkan selama rapat, KPU terkesan bertele-tele menjawab pertanyaan. Alhasil, dalam rapat sempat diskor sebanyak dua kali.

“Ini merupakan harapan kami dan masyarakat Sumatera Barat. Bukan lagi dari KPU Sumbar. Harapan itu kami topangkan ke Bawaslu dan DKPP, bukan dari KPU,” katanya.

Sementara itu, Komisioner KPU Sumbar, Izwaryani menghormati pilihan yang diambil oleh Fakhrizal- Genius Umar. Dengan adanya sengketa yang akan dikatakan ke Bawaslu, DKPP dan KPU RI. Pihaknya mengaku siap untuk menghadapi sengketa tersebut.

“Kami dari KPU Sumbar, menghormati apapun pilihan dari bapaslon Fakhrizal- Genius Umar. Kemudian dengan adanya sengketa, kami intinya pasti akan bersiap-siap. Yang jelas, selama verifikasi faktual berlangsung kami sudah bekerja secara profesional dan sesuai dengan aturan,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, tim bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumatra Barat (Sumbar) dari jalur perseorangan, Fakhrizal-Genius Umar, mendatangi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumbar.

Mereka berkonsultasi soal langkah penolakan atas hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar terhadap dukungan KTP yang telah ditetapkan Kamis, 23 Juli 2020 malam.

Perwakilan tim Fakhrizal-Genius Umar, Haris mengatakan, pihaknya mendatangi Bawaslu menanyakan mekanisme yang bisa dilakukan setelah mendengar proses hasil pleno rekapitulasi verifikasi faktual KPU Sumbar.

Pihaknya juga sudah mengisi form B8 KWK, dan sudah melampirkan laporan keberatan terkait hasil pleno tersebut. “Tadi Bawaslu sudah menyampaikan tahap-tahapnya. Dalam tiga hari kerja setelah penetapan hasil oleh KPU, Bapaslon diperbolehkan untuk melaporkan ke Bawaslu jika ada kecurangan-kecurangan, dan Bawaslu akan memproses setelah datanya masuk,” katanya, usai berkonsultasi ke kantor Bawaslu Sumbar, Jumat, 24 Juli 2020.(hendra khalid)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.