Take a fresh look at your lifestyle.

Keelokan Wisata Batang Agam Bakal Kalahkan Teras Cikapundung

482

Sungai Batang Agam yang terletak di Kota Payakumbuh bakal disulap menjadi tempat wisata baru yang mengagumkan, mengalahkan keasrian Wisata Teras Cikapundung di Bandung atau gemerlapnya Wisata Banjir Kanal Barat Kota Semarang. Masyarakat setempat maupun wisatawan dari luar dipastikan betah untuk melakukan kegiatan wisata disana.

Konsep yang digunakan adalah ekologi mencakup kelestarian SDA, udara dan sumber hayati, fungsi rekreasi alam dan edukasi, konservasi, unsur budaya, taman bermain keluarga, taman komunal tempat interaksi dengan masyarakat.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V bertekad mengubah wajah Batang Agam yang dahulunya tempat yang kurang menarik untuk dikunjungi, menjadi pusat wisata di Kota Galamai tersebut.

Kepala BWS Sumatera V Maryadi Utama ST.M.Si mengatakan, penataan dan normalisasi Batang Agam didanai oleh APBN, dilaksanakan secara multi years dari tahun 2017-2019. Total anggaran yang direalisasikan sebesar Rp 168 miliar dengan panjang sungai 3.8 km.

Penataan kawasan Batang Agam sangat perlu dilakukan dari sekarang. Sebab dampak negatif banyak ditimbulkan apabila dibiarkan begitu saja. Seperti bakal menyebabkan banjir besar, karena debit air melimpah.

Sementara itu Pejabat Psmbuat Komitmen (PPK) Batang Agam Reski Wahyudi ST.MT mengatakan, pekerjaan normalisasi Batang Agam dilaksanakan sepanjang 3.8 km dari Jembatan Sutan Syahrir melewati Jembatan Surabaya dan berakhir di Jembatan Hasanudin.

Normalisasi dilakukan untuk peningkatan kondisi sungai dengan kontruksi utama pengendalian kerusakan tebing, yakni dengan melakukan perkuatan tebing sungai (lifetment) serta pembangunan tanggul.

Pekerjaan Normalisasi Batang Agam dimulai tahun 2017 sepanjang 0.7 km dengan biaya Rp 18 miliar. Pada tahun 2018 pekerjaan dilanjutkan dengan anggaran Rp 50 miliar menyelesaikan pekerjaan sejauh 1 km. Tahun 2019 dilanjutkan penyelesaian pekerjaan panjang sungai 2.1 km membutuhkan anggaran Rp 100 miliar dengan kontraktor pelaksana PT Wijaya Karya.(ridho)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.