Take a fresh look at your lifestyle.

Wagub Sumbar : Tour de Singkarak Membuat Ranah Minang Terkenal Hingga Mancanegara

226

Padang – Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit menyebutka kalau, iven Tour de Singkarak, telah membuat Ranah Minang tidak saja dikenal ditingkat Nasional, namun juga mancanegara karena sudah masuk pada agenda tahunan UCI.

Model penyelenggaraan seperti Tour de Singkarak ini, memberikan estafet pemahaman bagaimana sebuah iven tersebut dikelola dengan berorientasi kepada kenyamanan pengunjung sebagai upaya pencitraan sebuah destinasi wisata.

“TdS taun ini akan dilaksanakan dengan Sembilan etape dengan melewati berbagai macam daya tarik wisata. Jambi tahun ini masuk (ikut serta). Dan ini yang pertama, etape Delapan ada di Kerinci. Ada tawaran dari provinsi lain. Mungkin tahun mendatang bisa saja kita melintasi wilayah Sumatera. Tapi ikonnya tetap TdS,”kata Nasrul Abit usai menghadiri grand opening TdS di kawasan Pantai Gondoriah, Pariaman, Jumat malam 1 November 2019.

Menurut Nasrul Abit, selain hadiahnya tahun ini cukup besar yakni Rp 2.3 miliar, jarak tempuh lintasan juga cukup lanjang. Jarak yag terpanjang yakni dari Sungai Penuh ke Kota Painan. Lebih dari 200 kilometer. Jalan di Kawasan Mandeh juga merupakan rute baru dan baru akan di lewati oleh pembalap.

“Saya ucapkan semua pihak yang telah membantun iven ini. Ada beberapa yang tidak ikut (kabupaten). Tapi, mudah-mudahan tahun mendatang ikut. Selain itu, harapan kami, setiap lokasi star dan finish, harus ada manfaat untuk masyarakat sekitar. Ada bazar dan pametan. Sehingga, pengunjung tidak hanya menonton saja, tapi ada transaksi jual beli,”ujar Nasrul Abit.

Lebih lanjut Nasrul Abit, pemilihan iven yang memiliki keunikan yang khas serta berbasis potensi daerah seperti TdS ini, hendaklah menjadi program kegiatan bersama antara kementrian, Provinsi, Kabupaten dan Kota.

Pariwisata dalam pandangan mantan Bupati Pesisir Selatan itu, memang sebuah kegiatan yang tidak bersifat instant dimana, hari ini disemai, besok memanen. Namun, meruoakan sebuah kegiatan yang bersifat gradual dan high integrated system. Dimana, melibatkan banyak sektor dengan intensitas yang sangat tinggi.

“Dan, dimalam hari ini, setelah 11 tahun penyelenggaraan TdS, dapat disampaikan terjadi pertumbuhan positif. Hal ini, dapat dilihat dari pertumbuhan investasi di bidang akomodasi dari tahun ke tahun,”tutup Nasrul Abit.

Diketahui, Sebanyak 108 Pembalap dari 25 Negara yang tergabung di 20 tim, siap beradu strategi, ketangkasan dan kecepatan di iven Sport Tourism Tour de Singkarak 2019 yang akan dihelat pada 2 hingga 10 November 2019 mendatang. Seluruh pembalap bakal menjajal rute yang memiliki panjang 1362 kilometer yang dibagi dalam Sembilan etape.(*)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.